Tekanan angin pada Ban mempengaruhi kenyamanan berkendara

Tekanan angin pada Ban mempengaruhi kenyamanan berkendara

Sahabat Alif, menjadikan mobil sebagai sarana untuk kegiatan sehari-hari tentu kita ingin selalu merasa aman serta nyaman. Kenyamanan berkendara dipengaruhi banyak faktor, salah satunya penggunaan ban yang terkadang luput dari perhatian kita. Salah satunya adalah mengenai tekanan angin ban. Semakin sering dipakai, tentu performa ban akan berkurang, terutama dari segi tekanan anginnya. Semua ban diisi dengan udara, yang berfungsi sebagai area penunjang antara kendaraan Anda dengan permukaan jalan. Seiring berjalannya waktu, tekanan angin pada ban pasti akan berkurang. Jadi sahabat Alif, lakukanlah pengecekan sekali dalam sebulan. Tekanan angin yang tidak tepat akan memperpendek usia ban, serta dapat membuat kendaraan Anda tidak aman untuk dikendarai, kemudian kerugian lainnya adalah semakin borosnya konsumsi bahan bakar. Masalah yang kerap terjadi pada ban adalah kurangnya tekanan angin. Hal itu dapat mengakibatkan tingkat keausan ban yang tidak merata, tidak primanya kendaraan dalam menikung, serta melakukan pengereman dan yang paling buruk ban bisa pecah. Jadi pengecekan angina pada ban, itu wajib dilakukan sebulan sekali. Adapun cara pengecekan ban pada mobil:
Tancapkan pengukur tekanan udara dengan tepat pada lubang pengisian udara kemudian perikasalah   angka tekanannya. Pompalah ban Anda jika diperlukan. Sangat disarankan untuk memiliki pengukur tekanan angin sendiri, karena banyak pengukur tekanan di tempat-tempat pemompaan ban yang tidak terlalu akurat. Kemudian pasangkan kembali penutup lubang pengisian udara untuk memastikan lubang tersebut terbebas dari debu dan kotoran. Debu dan kotoran akan menyebabkan kebocoran halus pada lubang pengisian udara, dengan tiga langkah tersebut cara mengecek tekanan angina pada ban. Sehingga perolehlah rasa nyaman serta aman dalam berkendara, semoga bermanfaat ya Sahabat Alif.